Senin, 15 Januari 2018

Peremas Payudara Wanita di Jalanan Depok Diringkus


BANDAR JUDI TERPERCAYA - Kepolisian Resor Kota Depok mengamankan seorang pria bernama I yang diduga kuat sebagai pelaku pelecehan terhadap para wanita di daerah itu.

Modusnya, pelaku meremas payudara para korbannya sembari menggunakan motor. Kepala Satuan Reskrim Polresta Depok Komisaris Putu Kholis Aryana menyebutkan penangkapan I berdasarkan rekaman kamera pengawas yang merekam ulah I saat melecehkan korbannya.

 Pemeriksaan sementara, diduga I adalah pelaku tunggal kejahatan dengan modus meremas payudara itu. "Apakah korban dari aksinya lebih dari satu orang, itu kita ketahui nanti, sebab sampai saat ini kita masih melakukan proses pemeriksaan," kata Putu.

 Sebelumnya, aksi cabul terhadap para wanita di Kota Depok ini sempat menjadi viral di jejaring sosial. Kejadian terakhir dialami oleh seorang perempuan berjilbab bernama Am. Ia mendapatkan pelecehan di sebuah jalan sepi.
 

Minggu, 14 Januari 2018

Kane Perusak Rekor Legenda di Liga Inggris


Poker Online Terpercaya - Harry Kane mempertegas statusnya sebagai pemain berbahaya di Liga Inggris 2017/2018. Penyerang Tottenham Hotspur itu kini telah mengemas 20 gol dalam 23 pertandingan di kompetisi domestik.

Dua gol diantaranya dicetak Kane saat mengantarkan Spurs menang 4-0 atas Everton. Secara total, pemain bernomor punggung 10 itu sudah membukukan 98 gol bersama klub dan capaian itu menempatkannya sebagai pencetak gol kedua tersubur sepanjang sejarah klub.

Kendati masih tertahan di posisi kedua, Kane sukses melewati torehan gol yang pernah dicetak Teddy Sheringham (97). Catatan itu didapat pemain berusia 24 tahun dalam waktu singkat yakni 135 pertandingan Liga Inggris, sementara sang legenda membutuhkan 236 pertandingan.

Ini merupakan catatan terbaru yang dicetak pemain berkebangsaan Inggris di tahun 2018. Selain itu, Kane juga menjadi pemain ketiga yang berhasil mencetak 20 gol dalam empat musim beruntun.

Pada tahun lalu, Kane setidaknya berhasil membuat dua rekor yang cukup membanggakan dengan mengemas 39 gol dalam satu tahun kalender Liga Primer. Keberhasilan itu sekaligus menenggelamkan torehan yang pernah dibuat Alan Shearer pada 1995.

"Kau menjalani tahun 2017 yang luar biasa, @HKane. Kau layak memegang gelar pemain dengan gol terbanyak di Liga Inggris dalam setahun. Selamat dan pertahankan kerja kerasmu," tulis Shearer, dalam akun twitter pribadinya saat itu.

Belum berhenti di situ saja. Kane juga berhasil menenggelamkan catatan Lionel Messi yang menorehkan 54 gol (50 untuk Barcelona dan 4 Argentina) selama setahun dan Cristiano Ronaldo dengan 53 gol (42 Real Madrid dan 11 Portugal). Pasalnya dalam satu tahun (2017), penyerang berusia 24 tahun itu telah mengemas 56 gol, sebanyak 49 untuk Spurs dan 7 untuk Inggris.

Pencetak Gol Terbanyak Spurs

Jimmy Greaves 266 gol
Harry Kane 98
Teddy Sheringham 97
Jermain Defoe 91
Robbie Keane 91
Armstrong 48
Gareth Bale 42


Gagal Nyagub, La Nyalla Dinilai Tak Pantas Ngamuk ke Prabowo


DOMINO QQ - Ketua DPP Gerindra Nizar Zahro menilai pernyataan La Nyalla Mattalitti tidak bijaksana setelah gagal menjadi kandidat calon Gubernur Jawa Timur 2018 dan melampiaskan kemarahannya kepada Prabowo Subianto. "Saudara La Nyalla tidak bisa memenuhi surat tugas yang berisi mandat mendapatkan mitra koalisi sebagai prasyarat melengkapi dukungan partai. Itu syarat agar bisa mencalonkan diri sebagai cagub Jatim," kata Nizar di Jakarta, Minggu 14 Januari 2018 "Hingga batas waktu penugasan dari Partai Gerindra, belum ada keputusan dan sikap politik dari Ketua Umum PAN, Saudara Zulkifli Hasan, terkait diri saya. Atas hal tersebut, saya (La Nyalla) mengembalikan mandat penugasan kepada Bapak (Prabowo Subianto) selaku pemberi tugas. Selanjutnya, sebagai kader, saya serahkan semua keputusan politik kepada Partai Gerindra," demikian isi surat La Nyalla Mattalitti. Selanjutnya, Nizar, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PP Satria (Pengurus Pusat Satuan Relawan Indonesia Raya), menyayangkan pernyataan La Nyalla yang menuding Prabowo telah menyia-nyiakan perjuangannya. Menurut dia adalah hal yang wajar, bahkan, menjadi keharusan bagi setiap kader Gerindra untuk ikut berjuang dan memenangkan pertarungan di pilkada. "Aneh saja. Dia menyampaikan hal ini, namun mengaku sebagai kader Partai Gerindra," tuturnya. Nizar juga menegaskan tidak akan menghalangi La Nyalla untuk keluar dari Gerindra. "Itu sikap politiknya (La Nyalla). Kami tidak bisa menghalangi niat tersebut. Yang pasti La Nyalla sudah mengembalikan surat tugas karena tidak mampu melaksanakan mandat partai," jelas Nizar.

Real Madrid Menangis, Villarreal Curi Kemenangan di Santiago Bernabeu



Poker Online Terpercaya - Nasib sial didapat Real Madrid pada pekan ke-19 La Liga Spanyol. Menjamu Villarreal di Estadio Santiago Bernabeu, Sabtu (13/1/2018) malam WIB, Madrid justru dipaksa menelan hasil memalukan.

Tim asuhan Zinedine Zidane harus mengakui keunggulan lawan. Villarreal berhasil mencuri kemenangan lewat gol tunggal Pablo Fornals menit 87.

Sebelum kebobolan, Madrid tampil ngotot seolah ingin membuktikan bahwa mereka layak diperhitungkan pada musim ini. Serangan-serangan yang dibangun Cristiano Ronaldo, Isco dan Gareth Bale cukup merepotkan barisan pertahanan Villarreal.

Masuknya Lucas Vazquez dan Marco Asensio di babak kedua tidak membawa perubahan untuk Los Blancos. Yang ada, mereka justru kebobolan saat waktu normal tinggal menyisakan tiga menit lagi.

Berawal dari serangan balik cepat, Denis Cheryshev menggiring bola di sisi kanan pertahanan Madrid. Umpan terobosan yang dilepas olehnya mampu diterima dengan baik oleh Enes Unal. Sepakan striker Turki tersebut sempat diblokir oleh Keylor Navas. Namun bola memantul keluar kotak penalti dan diamankan Pablo Fornals yang berdiri tanpa kawalan. Dengan sekali sentuhan kaki kirinya, si kulit bundar berhasil disarangkan ke dalam gawang. Skor 1-0 untuk Villarreal.

Hasil ini memperpanjang tren buruk Madrid setidaknya dalam lima penampilan terakhir. Mereka cuma meraih satu kemenangan yakni saat menghadapi Numancia pada leg pertama babak 16 besar Copa del Rey. Sisanya Ronaldo Cs imbang dan kalah dua kali.

Villarreal jadi tim ketiga yang berhasil mengalahkan Madrid di kandangnya musim ini. Kemenangan yang mereka dapat mampu mengangkat posisi ke urutan lima klasemen. The Yellow Submarine mengantongi 31 poin, selisih satu angka dari Madrid yang terpaku di peringkat empat.

Susunan pemain
Real Madrid: Navas; Carvajal, Varane, Nacho, Marcelo; Casemiro, Modric, Kroos; Ronaldo, Isco (Lucas Vazquez 70'), Bale (Marco Asensio 70').

Villarreal: Sergio Asenjo; Mario Gaspar, Bonera, Gonzalez, Jaume Costa; Castillejo (Rukavina 83'), Trigueros, Dani Raba (Cheryshev 46'), Hernandez; Pablo Fornals, Bacca (Unal 76').


Sabtu, 13 Januari 2018

Cara Bikin Pasangan Lebih Memuaskan Anda Di Ranjang


Poker Online Terpercaya - Teknik pasangan di atas ranjang tidak bisa membuat Anda puas? Well, jangan menyalahkan si dia 100%, honey! Percaya deh, dalam urusan bercinta, sebenarnya pasangan SELALU mengutamakan kepuasan Anda terlebih dahulu. Ia hanya sedikit clueless tentang manuvernya yang bisa membuat Anda ketar-ketir. Nah, untuk membuatnya kian sex-cellent, Cosmo akan beritahu Anda bagaimana caranya.



1.Sesi Foreplay Kerap Terlewatkan

Pria menganggap sesi bercinta sebagai hadiah utama, itulah yang membuat si dia ingin segera mendapatkannnya. Namun karena pria hanya memerlukan waktu singkat untuk merasa turn on, ini membuatnya kerap melupakan kalau foreplay adalah bagian paling penting untuk Anda.

Fix It: Saat pasangan sudah siap beraksi di atas ranjang, katakan padanya kalau Miss Cheerful juga butuh atensi lebih. Perlambat manuvernya kala tengah bercinta dengan mengarahkan tangan si dia ke G-Spot Anda. Dan jangan lupa untuk mengatakan, ”Yeah baby, keep doing it!” Ajakan Anda yang satu itu, pasti membuat si dia lebih penasaran lagi.



2. Dia Tidak Bisa Bertahan Lama

Anda pasti sudah tahu, jika si dia kian bergairah, ia akan semakin cepat mencapai garis finish. Jadi, Anda harus bertindak lebih dulu sebelum ia mencapai klimaks dan tak bergairah lagi.

Fix It: Agar Anda bisa mengendalikan ritme kecepatan dan kedalaman Mr.Happy, ubahlah posisi bercinta dari missionary ke woman on top.Dijamin, semakin lama dan tidak terlalu dalam ritme penetrasinya, sesi bercinta pun akan lebih lama Anda rasakan hingga mencapai the big O yang spektakuler.



3.Dia Memainkan Klitoris Anda Dengan Cara Yang Salah

Setiap wanita pasti ingin jika area sensitifnya disentuh selama bercinta. Tapi jika dimainkan dengan cara yang tidak tepat, bukannya membawa kenikmatan malah membuat Anda turn off seketika.

Fix It: Saat ia sedang menjamu Miss Cheerful, ungkapkan padanya (dengan suara super nakal),tentang apa yang Anda inginkan. Secara lembut arahkan kedua tangannya pada spot yangbisa memberikan Anda sensasi tingling yang luar biasa. Hindari ucapan yang terdengar seperti keluhan ya, darling!



4.Posisi Favoritnya Hanya Missionaris

Memang posisi missionary adalah posisi yang bisa membuat mereka lebih mudah untuk mencapai orgasme. Tapi jika ia selalu melakukan ini selama beraksi, pasti sangat membosankan, kan?

Fix It: Saat ia sedang melancarkan manuver misionarisnya (lagi), renggut bokongnya dan gunakan tangan Anda untuk mengendalikan ritme penetrasi si dia. Anda bisa memintanya mengubah posisi bercinta yang membuat Mr.Happy tidak memasuki Miss Cheerful hingga sudut yang paling dalam, yakni doggie style. Posisi ini bisa membuat sesi seks terasa kian spesial dan ahh.. mazing!


Jumat, 12 Januari 2018

Gara-gara ke Luar Negeri, Bupati Cantik Talaud Dinonaktifkan Mendagri


Poker Online Terpercaya - Bupati Kepulauan Talaud Sri Wahyumi Manalip dinonaktifkan dari jabatannya oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo.

Pemberhentian terhadap Bupati perempuan yang memiliki paras cantik ini ditetapkan melalui Surat Keputusan Pemberhentian Sementara bernomor 131.71-17 Tahun 2018 yang ditantandatangani oleh Mendagri Tjahjo Kumolo.

Sri Wahyumi dianggap melanggar Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah khususnya Pasal 76 ayat 1 huruf I dan huruf J.

Dalam ketentuan perundangan itu., Kepala Daerah atau Wakil Kepala Daerah yang melakukan perjalanan ke luar negeri tanpa izin dikenai sanksi pemberhentian sementara selama 3 bulan.

"Paspor yang saya gunakan ke sana adalah paspor reguler, dan saya ke sana sendiri tidak membawa staf. Saya juga tidak menggunakan anggaran daerah," ujar Sri Wahyumi, Sabtu (13/1/2018), menanggapi pemberhentiannya tersebut.

Sri Wahyumi mengaku belum menerima SK Mendagri tersebut sehingga masih mengangap dirinya sebagai Bupati Talaud yang definitif.

Sementara itu, Wakil Gubernur Steven Kandou telah menyerahkan SK Mendagri tersebut kepada Wakil Bupati Talaud Petrus Tuange, Jumat (12/1) kemarin.

Dalam SK Mendagri tersebut, jabatan Bupati Talaud diserahkan kepada Tuange selama Sri Wahyumi menjalani sanksi.

"Gubernur berharap ini kejadian yang terakhir kali. Ini juga pertama kali terjadi di Sulut dan menjadi pelajaran bagi kita semua bahwa semuanya ada aturan dan norma yang harus dipatuhi," ujar Kandou.

SK pemberhentian sementara yang dikeluarkan Mendagri tersebut berdasarkan data dan fakta di lapangan serta beberapa surat dari Pemprov Sulut, di antaranya Surat Gubernur Sulut Nomor 100/2912/Selcr-R0.Pemotda tanggal 31 Oktober 2017 perihal Teguran; Surat Gubernur Sulawesi Utara Nomor 098/3062/sekr.Ro.Pemotda tanggal 9 November 2017 perihal laporan; Surat pernyataan Kepala Biro Pemerintahan dan Otda pada Sekretariat Daerah Provinsi Sulut tanggal 12 Desember 2017.

Berdasarkan Surat Pernyataan Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Sekretariat Daerah Provinsi Sulut Jemmy Kumendong, bahwa Sri Wahyumi melakukan perjalanan ke Amerika Serikat dari 20 Oktober hingga 13 November 2017 tanpa izin Menteri Dalam Negeri.

Sri Wahyumi saat ini juga maju sebagai bakal calon Bupati Talud dari jalur perseorangan. Dia berpasangan dengan Gunawan Talenggoran. Kedua kandidat ini sementara menjalani tes pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Prof Kandou Malalayang, Manado.


Heboh 'Mahar Politik' Pilkada


BANDAR POKER TERBAIK - lepas dari nyanyian Ketua Kamar Dagang dan Industri Jawa Timur, La Nyalla Mattalitti, karena tak diberi rekomendasi oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra, Prabowo Subianto, untuk maju ke Pemilihan Gubernur Jawa Timur. La Nyalla merasa dimintai uang lebih dahulu sebesar Rp40 miliar. Dia pun mengancam akan menuntut Prabowo secara hukum. "Saya akan tuntut secara hukum. Nanti kami siapkan," kata La Nyalla dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis, 11 Januari 2018. La Nyalla mengaku diberi surat tugas oleh Prabowo pada tanggal 9 Desember 2017 untuk mengumpulkan dukungan partai terkait pencalonan dirinya sebagai bakal calon gubernur. Selain itu, dia juga diminta Prabowo untuk menyiapkan uang saksi untuk seluruh tempat pemungutan suara (TPS) di Jawa Timur sebesar Rp40 miliar. "Saya dimintai uang Rp40 miliar, uang saksi disuruh serahkan sebelum tanggal 20 Desember. Kalau tidak bisa saya tidak akan direkomendasikan," kata mantan Ketua Umum PSSI tersebut. Kemudian, ia merasa heran karena sanggup memenuhi permintaan uang saksi sebesar Rp40 miliar. Namun, dia ingin agar uang saksi itu diberikan setelah pencalonannya di Pilgub Jawa Timur sudah terdaftar di KPU. Namun, kata La Nyalla, Prabowo meminta agar uang itu telah diserahkan sebelum tanggal 20 Desember. Keberatan dengan permintaan Prabowo, La Nyalla mengembalikan surat tugas yang diberi Prabowo. "Tanggal 20 Desember saya kembalikan surat tugas. Padahal, saya sudah siapkan Rp300 miliar. Tapi apabila sudah selesai pencalonan saya sebagai calon gubernur, baru saya taruh duit di situ. Ini belum apa-apa sudah minta duit, ya kabur kita," ujarnya. Benarkah Prabowo “memalak” atau meminta mahar politik kepada La Nyalla? Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra Sodik Mujahid membantahnya. "Kalau dipalak, Gerindra malak, itu omongan bualan 100 persen," kata Sodik Dia menuturkan Gerindra terutama Prabowo tak menerapkan sistem uang wajib puluhan miliar untuk pembayaran saksi. Bahkan, Gerindra mendorong dan mendukung pembiayaan untuk tokoh-tokoh unggulan. Selama ini, Gerindra juga mendorong setiap kandidat yang dinilai punya kapasitas dan kapabilitas menjadi pemimpin untuk maju. Contohnya, seperti Pilgub Jawa Barat yang akhirnya Gerindra mengusung Mayjen (Purn) Sudrajat. Maka, sangat tidak tepat kalau Prabowo justru meminta atau memalak La Nyala yang ingin maju di Jawa Timur. "Kalau kami mengingatkan bahwa untuk pilgub dan pilkot perlu dana, ya kami lakukan. Untuk tokoh unggul yang tidak ada dana kami bantu," katanya. Sekadar Logistik Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra, Fadli Zon, juga turut memberikan penjelasan. Dia membantah dan tidak percaya tudingan La Nyalla. Fadli menduga Prabowo hanya menanyakan kesiapan La Nyalla. "Saya kira kalau dari Pak Prabowo enggak ada ya itu. Saya tidak pernah mendengar dan juga menemukan bukti semacam itu ya. Kalau misalnya itu terkait dipertanyakan kesiapannya untuk menyediakan dana untuk pemilu, yang itu digunakan untuk dirinya sendiri saya kira itu sangat mungkin," kata Fadli di Gedung DPR, Jakarta, Kamis, 11 Januari 2018. Menurut dia, logistik di dalam sebuah pertarungan seperti pilkada sangat dibutuhkan. Misalnya soal berapa dana yang disiapkan. Belum tentu juga dananya dari calon yang bersangkutan. "Bisa juga dari penggalangannya baik dalam bentuk dana yang murni. Saya kira bukan untuk Pak Prabowo apalagi Gerindra. Saya kira itu lebih pada persiapan calon yang bersangkutan," ujarnya. Fadli menjelaskan kebutuhan calon untuk menghadapi pilkada sangat besar. Misalnya untuk melakukan pertemuan, perjalanan, konsumsi, dan saksi dengan jumlah TPS sangat besar. "Hitungan-hitungan itu pasti terkait dengan saksi, gerakan relawan dan sebagainya, jadi saya kira wajar, bukan untuk kepentingan pribadi, kepentingan partai, tapi kepentingan yang bersangkutan," kata Wakil Ketua DPR ini. Ia menilai, hal ini hanya bentuk miskomunikasi saja. Sehingga bisa diperdebatkan apa yang menjadi persoalan. Ia menegaskan lagi Prabowo tak meminta uang tersebut. "Yang saya tahu mungkin yang dimaksud meminta menyiapkan untuk persiapan saksi dan sebagainya, bukan untuk Pak Prabowo. Untuk apa Pak Prabowo," tutur Fadli. Saat ditanya soal kebenaran La Nyalla harus menyerahkan uang sebelum 20 Desember 2017, ia mengaku tak tahu detail teknisnya. Ia menduga Ketua DPD Gerindra mungkin lebih mengetahuinya. "Saya enggak tahu juga. Saya nggak mendengar, rasanya sih tidak kalau untuk itu, mungkin menanyakan iya." Meskipun demikian, dalam sebuah kesempatan, Prabowo memang pernah menyatakan kepada semua calon gubernur agar memiliki modal untuk bertarung memperebutkan kursi orang nomor satu di daerah yang diincarnya. "Pertanyaan pertama yang saya tanyakan kepada dia (calon gubernur)? Ente punya uang enggak? Saya tidak tanya Anda lulusan mana, saya tidak tanya Anda prestasinya apa, saya tidak tanya, Anda pernah nulis buku apa. Saya tidak tanya, Anda mau jadi gubernur pernah jadi bupati enggak? Pernah jadi camat enggak? Yang saya tanya, ente punya uang berapa?" kata Prabowo. Baca selengkapnya di sini. Mengenai isu mahar politik itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang juga diusung Gerindra dan PKS ikut angkat bicara. Anies mengaku tidak pernah memberikan mahar agar diusung Gerindra sebagai calon kepala daerah. Bahkan Gerindra, juga tidak pernah meminta mahar politik. "Enggak ada (mahar politik). Duit dari mana saya?" kata Anies, Jumat, 12 Januari 2018. Menurut Anies, ketika diusung oleh Partai Gerindra dan PKS di Pilkada DKI Jakarta 2017, tidak ada syarat khusus yang diajukan. Baik itu berupa membayar sejumlah uang ataupun perjanjian-perjanjian khusus. "Enggak, enggak ada bikin perjanjian," ujarnya. Selain Anies, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil atau Emil juga memberikan tanggapan. Dia menyampaikannya melalui Twitter @ridwankamil. "Twit admin @Gerindra ini benar. Saya bersaksi. waktu pilwalkot BDG, Pak Prabowo dan Gerindra tidak meminta mahar sepeser pun utk tiket pilkada. Hatur Nuhun," kata Emil dikutip dari akun Twitter, @ridwankamil, Jumat, 12 Januari 2018. Dia mengatakan untuk Pemilihan Gubernur Jawa Barat ada alasan dirinya tak sepaham dengan Gerindra. Tapi, lagi-lagi itu bukan karena mahar politik. "Di pilgub Jabar ini kami berpisah, krn syarat menjadi kader partai yg tidak mampu saya penuhi," ujar Emil. Dana Saksi Sementara itu, Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera, Mardani Ali Sera, mempersilakan siapa pun untuk berbicara jika merasa “dipalak” oleh partai politik. "Monggo yang merasa diperas dan dimintai mahar bisa bicara ke publik," kata Mardani, di Senayan, Jakarta, Jumat, 12 Januari 2018. Mardani menegaskan partainya tidak pernah mengenal istilah mahar politik. Meskipun dia mengakui dana untuk operasional saksi saat pencoblosan memang berat. "Untuk saksi memang berat, karena harus dikali jumlah TPS dan dana per orang 200 ribu untuk operasional seharian," ujar Mardani. Selama ini, kata Mardani, dana saksi calon yang diusung PKS berasal dari gabungan pasangan calon dengan kader. Ke depan dia berharap pemerintah yang membiayai operasional saksi. "Makanya kami mengusulkan saksi ditanggung pemerintah dengan tugas menjaga suara untuk semua partai," kata anggota Komisi II DPR ini. Sedangkan, Wakil Ketua Dewan Pembina Demokrat Agus Hermanto juga mengatakan partainya tak meminta mahar politik. Menurut dia, hal ini berlaku untuk calon bupati, wali kota, maupun gubernur. "Kami tidak ada mahar untuk parpol. Kalau untuk kampanye itu urusan mereka. Kalau kampanye itu yang mengeluarkan dari kantong dia," kata Agus di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat 12 Januari 2018. Agus mengatakan, Demokrat tak pernah membicarakan dan mematok adanya mahar tertentu. Dia mengklaim calon kepala daerah yang dipilih Demokrat adalah yang punya elektabilitas yang tinggi. "Yang kami lihat adalah elektabilitas dan juga popularitas. Sehingga seluruh cagub-cagub dan cawalkot ketika menghadap ke DPP semuanya telah menyertakan survei. Kami lihat kredibilitas dari surveinya," ujar Agus. Namun, dia mengakui kandidat juga bukan berarti tidak mengeluarkan uang dalam proses kontestasi pilkada. Apabila kandidat perlu mengeluarkan biaya besar untuk kampanye, menurutnya, itu menjadi pilihan kandidat. "Tentu itu tergantung kandidatnya. Kalau kandidat ingin mempopulerkan dirinya supaya keterpilihannya tinggi, lalu dia punya uang dan sebagainya, itu urusan para kandidat," ujarnya. Tak Ideal Pengamat Politik Muhammad Qodari menyatakan bahwa idealnya partai politik tidak meminta mahar politik bagi para kandidat dalam suatu kontestasi pemilu atau pilkada. Karena sudah menjadi tugas partai melakukan rekrutmen. "Tugas parpol melakukan rekrutmen politik, pendidikan politik. Jadi sebisa mungkin mereka mencari calon-calon yang bagus, berkualitas, dan itu menjadi kriteria utama. Takutnya kalau mahar politik ini kriterianya keuangan bukan kapsitas dan kapabiltas. Faktor kompetensi dikalahkan finansial," kata Qodari Namun, Qodari mengakui ada juga biaya politik yang memang perlu dikeluarkan oleh para kandidat. Misalnya untuk kampanye mereka. "Itu bukan mahar politik, itu biasa ya politik. Biaya politik para calon juga harus bisa partisipasi ya gotong royong, semampunya. Idealnya tidak dipatok. Kalau memungkinkan, sanggup, dia bisa lebih banyak. Kalau gak mampu gak usah," kata dia lagi. Meskipun demikian, baik biaya politik atau mahar politik, Qodari menilai keduanya tidaklah mutlak. Alasannya, dia menyampaikan bahwa kemampuan, kompetensi seorang calon pemimpin jangan sampai dikalahkan dengan uang. "Ada partai yang tanpa mahar politik, ada juga kader yang bayar biaya politik sendiri ke partainya," tuturnya.