Minggu, 17 September 2017
Area Hutan Dekat Pemukiman di Cikembar Terbakar, Warga Panik
BANDAR POKER TERBAIK - Kebakaran hutan terjadi di Desa Bojongkembar, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (17/9/2017). Warga sempat panik karena area yang terbakar berdekatan dengan pemukiman warga setempat. Pantauan di lokasi, sejumlah petugas pemadam kebakaran dan warga terlihat sibuk memadamkan api menggunakan ranting basah. Tidak adanya akses jalan membuat kendaraan pemadam kesulitan memasuki titik api. "Jauh dari jalan desa, jadi terpaksa kita padamkan menggunakan ranting pohon. Kita khawatir api terus meluas karena dekat dengan pemukiman warga," ungkap Nanang salah seorang petugas pemadam. Nanang memperkirakan ada 4 hektar lahan yang terbakar api. "Luas area tempat ini sekitar 7,5 hektar, habis terbakar kurang lebih 4 hektar," imbuhnya. Sementara itu, menurut warga api diduga berasal dari tengah hutan, warga sempat melihat ada dua titik api yang menyala. Musim kemarau dan angin besar membuat api terus merembet membakar ranting dan daun kering. "Apinya ada dua titik di tengah hutan, membesar terus merembet karena memang musim kemarau daun dan ranting kering. Karena khawatir warga menghubungi pemadam, warga sini takut apinya mendekati pemukiman warga," kata Momo (65) warga setempat. Warga sempat panik dan ikut memukul-mukul api yang merembet menggunakan dedaunan basah dan pelepah pisang. Akhirnya sekitar pukul 15.15 WIB, api berhasil dipadamkan.
Sabtu, 16 September 2017
Manisnya Kopi Pagi Engku Emran, Buatan Laudya Cynthia Bella
DOMINO QQ - Setelah menikah, Laudya Cynthia Bella langsung tinggal di Kuala Lumpur, Malaysia. Ia pun menjalankan kewajibannya sebagai seorang istri, memasak untuk suami, menjemput anak ke sekolah dan menyiapkan kopi pagi. Saking istimewanya kopi buatan Bella, Engku Emran sampai posting di akun Instagramnya. Nampaknya kopi itu punya racikan khusus, dengan sisipan madu di dalamnya. "Kopi pagi dan madu oleh LCB," tulis Emran, menyingkat nama istrinya. Postingannya sederhana saja, namun banyak yang baper karena kopi pagi dari Emran. Nampak pasangan pengantin ini benar-benar berbahagia dengan kehidupan baru mereka setelah resmi menikah. Sebelumnya Emran sudah membuat publik heboh dengan pertanyaannya soal Bella masak apa hari ini. Selama ini Emran jarang berkomentar di akun Bella, namun setelah menikah ia dengan romantisnya memanggil aktris cantik ini istriku. Bella sendiri sudah nampak betah di Kuala Lumpur. Selain menjadi istri yang baik dengan menyiapkan segala keperluan suami dan juga anak, Bella pun sudah mulai jalan-jalan dengan sahabatnya di sana.
Presiden PKS: Jangan Pindahkan Konflik di Myanmar ke RI
AGEN JUDI TERPERCAYA - Setelah Ketum Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Majelis Kehormatan PAN Amien Rais, Presiden PKS Sohibul Iman juga berorasi di Aksi Bela Rohingya 169. Sohibul mengingatkan agar solidaritas ke Rohingya tidak membawa konflik di Myanmar ke Indonesia.
Saat memulai orasi, Sohibul menyanjung pidato Prabowo dan Amien Rais. Dia mengaku sampai menangis mendengar orasi kedua tokoh itu.
"Saya membayangkan mereka berdua orang beruntung bisa diselamatkan Allah. Dan tiba di negeri ini, negeri yang insyaallah menjunjung perdamaian, yang selalu memiliki gotong royong," kata Sohibul di depan massa aksi di depan Patung Kuda, Silang Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (16/9/2017).
Sohibul membicarakan perjuangan etnis Rohingya yang berusaha bertahan hidup di tengah konflik di Rakhine, Myanmar. Banyak korban tewas akibat kekerasan tersebut.
"Sekarang ini muncul kosakata baru, yaitu yatim-piatu dunia. Banyak orang Rohingya hari ini tidak memiliki ayah-ibu, tempat tinggal tidak punya, dan terusir dari tanah leluhur mereka," kata Sohibul.
"Mereka balita, anak-anak, orang tua, semua hari ini telah menjadi yatim-piatu dunia. Menghadapi yatim-piatu, sesungguhnya rasa kemanusiaan kita sudah pasti tergugah," sambungnya.
Menurut Sohibul, adalah wajar menunjukkan solidaritas untuk para pengungsi Rohingya. Namun itu perlu dilakukan dengan akal sehat dan tidak berakhir dengan merugikan bangsa sendiri.
"Kita tidak boleh memindahkan konflik yang ada di Myanmar kemudian menciptakan konflik di negeri ini. Kita membereskan konflik di sana tapi kita membuat masalah di negeri kita tercinta ini, ini tidak dibenarkan," sebut Sohibul.
"Tidak sesuai dengan semangat Alquran dan semangat Islam rahmatan lil alamin," tambah dia
Jumat, 15 September 2017
5.000 Personel Disiapkan Untuk Amankan Aksi Bela Rohingya 169
POKER UANG ASLI - Para personel gabungan melakukan persiapan pengamanan jelang aksi massa bela Rohingya 169. Persiapaan pengamanan didahului dengan apel pasukan di Silang Monas, Jakarta Pusat. Pantauan detikcom apel dilakukan di Silang Monas, Jakarta Pusat sekitar pukul 07.30 WIB, Sabtu (16/9/2017). Apel tersebut guna persiapan untuk pengamanan aksi massa yang unjuk rasa di Patung Kuda, Jalan Merdeka Barat. Apel diikuti oleh sekitar 2.500 personel dari polisi berseragam lengkap, TNI dan Satpol PP. Ada beberapa personel terlihat dilengkapi pelontar gas air mata. Apel pengamanan langsung dipimpin oleh Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Suyudi Ario Seto. Suyudi total sebanyak sekitar 5.000 personel gabungan disiagakan. "Kekuatan kurang lebih 5.000 personel kita siagakan. Selain di Patung Kuda personel juga kita siagakan di Bundaran HI," kata Suyudi. Suyudi mengatakan aksi massa akan berpusat di kawasan Patung Kuda. Menurutnya massa yang hadir diperkirakan sebanyak 10 ribu massa. "Hari ini kembali dalam rangka pengamanan aksi unjuk rasa dari elemen ormas di Patung Kuda. Massa diperkirakan dari intelkam hampir 10 ribu massa bahkan bisa lebih" jelas Suyudi. Dia pun mengingatkan kembali kepada personel agar tidak mudah terpancing dan tetap menjaga kegiatan penyampaian pendapat di muka umum tersebut berjalan tertib. "Kita pastikan kembali jangan sampai ada yang menbawa senjata api, jangan sampai ada yang terpancing dan memacing. Kita jaga kegiatan ini sekondusif mungkin," ucap Suyudi.
Hasil Semifinal AFF U-18, Indonesia Kalah Adu Penalti dari Thailand
AGEN JUDI TERPERCAYA - Timnas U-19 Indonesia harus mengakui keunggulan Thailand dalam drama adu penalti pada partai semifinal Piala AFF U-18 2017 di Stadion Thuwunna, Yangon, Jumat (15/9/2017). Bermain imbang 0-0 pada waktu normal, secara keseluruhan, Indonesia kalah 2-3 dalam drama adu penalti. Pada laga ini, Indonesia harus bermain dengan 10 pemain sejak akhir babak pertama. Hal itu terjadi karena Saddil Ramdani mendapat kartu merah setelah terlibat insiden dengan menyikut pemain Thailand. Atas hasil ini, Indonesia gagal melangkah ke final Piala AFF U-18. Pada awal-awal laga, kedua tim mencoba untuk membangun serangan dan meraih penguasaan bola. Pada menit kedua, Indonesia mendapat peluang via Rafli Mursalim. Mendapat umpan langsung jarak jauh, Rafli lolos dari jebakan offside, tetapi kiper Thailand maju ke depan dan berhasil mengantisipasi bola. Setelah itu, Garuda Nusantara, julukan timnas U-19 Indonesia, mendapat peluang emas dan tendangan pertama ke arah gawang. Menerima umpan terobosan dari tengah dan lolos dari penjagaan lawan, Witan berhasil menguasai bola dan berhadapan dengan kiper. Namun, tendangan Witan masih menyamping di sisi gawang Thailand. Thailand pun mencoba melakukan tekanan. Sisi kiri pertahanan Indonesia terus diserang lawan. Karena hal itu, akselerasi Firzha untuk membantu serangan belum optimal. Pasukan Indra Sjafri kembali mendapat peluang emas pada menit ke-24. Bermula dari serangan balik, Egy berhasil menguasai dan membawa bola hampir dari setengah lapangan. Dia berhasil mengecoh bek Thailand, tetapi tendangannya masih bisa diblok kiper lawan. Witan memiliki kans untuk memecah kebuntuan. Mendapat umpan lambung dari Firzha, dia melakukan tendangan first time, tetapi usahanya masih bisa ditangkap kiper Kantaphat Marpati. Thailand mendapat peluang lewat tendangan langsung dari Panyawat, tetapi mengarah tepat ke Aqil. Peluang Thailand lewat bola mati atau tendangan bebas pun kerap membahayakan Indonesia. Beruntung, Yuthapichai gagal menyambut bola dari tendangan bebas di muka gawang Aqil. Pada menit-menit akhir babak pertama, Thailand mendapat peluang lewat sepak pojok, tetapi Aqil berhasil mengantisipasi bola. Pelatih Indra Sjafri melakukan pergantian pemain jelang babak pertama berakhir. Saddil Ramdani masuk menggantikan Feby. Sempat terjadi insiden antara Saddil Ramdani dengan pemain Thailand. Dalam tayangan ulang, Saddil terlihat menyikut pemain Thailand. Setelah berdiskusi dengan hakim garis, wasit memberikan kartu merah untuk Saddil Ramdani. Babak pertama berakhir dengan skor sama kuat, 0-0. Pada babak kedua, Rifad Marasabessy, melakukan akselerasi ke dalam kotak pertahanan Thailand. Dia terjatuh, tetapi wasit menganggap hal itu bukan pelanggaran. Bermain dengan 10 orang, Garuda Nusantara kembali melakukan tekanan. Egy Maulana Vikri berakselerasi di dalam kotak penalti lawan. Dia berhasil mengecoh bek Thailand, tetapi tendangannnya masih ditepis oleh kiper Thailand. Kapten Thailand turut membantu serangan dalam situasi sepak pojok. Namun, tandukannya berhasil diamankan Aqil. Pada menit ke-66, terjadi kemelut di depan gawang Thailand, tetapi Egy dkk belum berhasil memanfaatkan situasi tersebut. Setelah itu, Thailand mendominasi penguasaan bola. Mereka mengurung pertahanan yang digalang oleh Rachmat Irianto dkk. Pada menit ke-83, Aqil melakukan penyelamatan gemilang. Dia berhasil menepis tendangan jarak jauh dari pemain Thailand. Indonesia pun bukan tanpa peluang. Pada menit ke-85, Hanis Saghara melakukan tendangan tepat ke arah gawang, tetapi masih diblok kiper lawan. Setelah itu, tambahan waktu empat menit tak mampu dimanfaatkan kedua tim untuk mencetak gol. Babak kedua berakhir 0-0. Laga pun berlanjut ke drama adu penalti. Pada drama adu penalti, dari lima penendang Indonesia, hanya Egy dan Luthfi yang berhasil menjalankan tugasnya dengan baik. Sementara itu, eksekusi dari Iqbal, Nurhidayat, dan Rifad gagal. Sementara, dari empat eksekutor Thailand, hanya satu pemain yang gagal, tiga lainnya berhasil menembus gawang Aqil. Drama adu penalti pun berakhir dengan skor 2-3 untuk kemenangan Thailand. Atas hasil ini, Indonesia gagal melangkah ke final Piala AFF U-18. Indonesia: 30-Muhammad Aqil Savik; 12-Rifad Marasabessy, 13-Rachmat Irianto, 5-Nurhidayat Haji Haris, 29-Firza Andika; 7-Muhammad Luthfi Kamal Baharsyah; 8-Witan Sulaiman, 17-Syahrian Abimanyu, 14-Feby Eka Putra; 10-Egy Maulana Vikri; 9-Muhammad Rafli.
Ledakan di Kereta London, 18 Korban Luka Dilarikan ke Rumah Sakit
BANDAR CAPSA - Sedikitnya 18 korban luka dilarikan ke rumah sakit usai ledakan yang terjadi di dalam kereta bawah tanah London di Inggris. Dari jumlah itu dilaporkan tidak ada korban yang mengalami luka serius atau mengancam nyawa. "Kami telah membawa 18 pasien ke sejumlah rumah sakit di London," terang Otoritas Ambulans London dalam pernyataannya Jumat (15/9/2017). "Tidak ada pasien yang berada dalam kondisi serius atau terancam nyawanya," imbuh pernyataan itu. Ditambahkan Asisten Direktur Operasional pada Dinas Ambulans London, Natasha Wills dalam pernyataannya, seperti dilansir media Inggris, The Telegraph, pihaknya telah mengerahkan pertolongan dalam waktu cepat menindaklanjuti insiden di stasiun Parsons Green, London Barat. "Kami dipanggil hari ini (15/9) sekitar pukul 08.20 waktu setempat, dengan ambulans pertama tiba dalam waktu 5 menit," katanya. "Kami mengerahkan sejumlah armada ke lokasi kejadian termasuk kru ambulans, petugas medis, dan Tim Cepat Tanggap Area Berbahaya kami," tutur Wills. "Kami bekerja erat dengan kolega kami dari Kepolisian Metropolitan (London), Kepolisian Transportasi Inggris dan Dinas Pemadam Kebakaran London di lokasi kejadian, demi memastikan setiap pasien mendapat bantuan medis yang dibutuhkan sesegera mungkin," tegasnya. Tidak disebutkan lebih lanjut kondisi para korban luka yang tengah dirawat. Namun sejumlah saksi mata sebelumnya menuturkan beberapa korban luka mengalami luka bakar hingga sekujur tubuh dan ada yang wajahnya berlumuran darah. Ledakan yang terjadi di dalam rangkaian kereta yang tengah berhenti di stasiun Parsons Green ini, belum diketahui pasti sumbernya. Sejumlah laporan menyebut ledakan bersumber dari sebuah benda misterius berbentuk ember plastik warna putih yang masih tertinggal di dalam gerbong. Foto benda misterius itu beredar luas di medis sosial. Kepolisian London belum mengomentari foto benda misterius itu, namun kepolisian menyatakan tengah menyelidiki insiden ini sebagai aksi terorisme.
Kamis, 14 September 2017
Perjuangan Anak Kedua Asri Welas Sembuh dari Katarak
AGEN JUDI TERPERCAYA - Kondisi anak kedua Asri Welas, Rayyan Gibran Ridha Rahardja alias Ibran semakin membaik. Ibran yang kini masih dirawat di RSIA Bunda, Menteng, Jakarta kemungkinan besar diperbolehkan pulang pada hari ini, Jumat, 15 September 2017. "Kondisi Ibran sekarang sudah membaik. Insya Allah besok bisa pulang. Beratnya sekarang 5,8 dari 4,5 (kilogram). Yah karena doa teman-teman dan keluarga," kata Asri saat ditemui di kawasan Cibubur, Jakarta Timur, Kamis malam, 14 September 2017. Perjuangan Asri dan Ibran tak mudah. Ibran harus dua kali menjalani operasi karena katarak. Saat melakukan transfusi darah, ia juga sempat mengalami pembengkakan. Untuk transfusi, tak ada lagi vena yang menerima hingga operasi harus dilakukan kembali. "Karena sudah banyak tusukan yang diperoleh selama dua bulan, jadi enggak ada lagi vena yang nerima. Akhirnya memutuskan untuk bedah ringan di lengan dalam dekat ketiak," kata Asri. Asri tak kuasa menahan air mata setiap kali melihat anaknya menjalani tindakan medis. Berat badan Ibran sempat turun drastis. Untungnya, hal itu berhasil dilewati Ibran dan Asri bisa bernafas sedikit lega. "Aku tuh nangis terus, aduh lihat anakku dibedah tuh rasanya gimana. Itu ada jahitannya di lengan dalam," ucapnya.
Langganan:
Postingan (Atom)













